Beranda > Desain Arsitektur - Architecture Design, Lingkungan - Environmental, Sosial - Social, Tata Ruang - Spatial Planning > INTEGRASI KEBIJAKAN PERENCANAAN DAN DESAIN RUMAH SUSUN YANG BERKELANJUTAN, DALAM KONTEKS PEMBANGUNAN KOTA YANG BERKELANJUTAN
  1. Sri Hidayati Djoeffan
    Agustus 20, 2011 pukul 11:39 am

    Ysh bpk2. Tanuwidjaja, Gunawan.1, Mustakim. 2, Wangsadirja, Maman Hidayat.3, Sudarman, Agus.4

    Konsep yang anda kemukakan benar, Pengembengan high density living si indonesia , memang benar harus mempertimbangkan berbagai prasayarat baik dari segi teknis dan non teknis. Dari segi teknis, perangkat sudah cukup memadai dengan telah lahirnya berbagai regulasi yang terdiri dari NSPK (Norma, standard, pedoman dan kriteria), UUTR no 26/2007 yang memayungi UU lintas sektoral dan berbagai SNI. Namun prasyarat yang bersifat non teknis masih banyak yang harus diselesaikan, dapat diawali oleh penciptaan harmonisasi antara pusat dan daerah yang dapat dilakukan melaui komunikasi agar dapat menciptakan akuntabilitas di berbagai aspek pelaksanaan pembangunan rusun pada seluruh fase pra konstruksi, konstruksi dan pasca konstruksi.

    Salam

    • Agustus 23, 2011 pukul 8:04 am

      Bu Sri Hidayati Yth
      Terimakasih untuk masukannya. Saya setuju dengan masukan Ibu.
      Dan hal ini perlu diperhatikan oleh pengambil keputusan di bidang ini.
      Semoga ada tindak lanjut serupa.
      Salam

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: