1. April 19, 2010 pukul 1:12 pm

    Ditunggu info arsitektur yang lainnya.

    • April 21, 2010 pukul 4:23 pm

      Terimakasih sudah mampir
      Silahkan memberikan masukkan topik apa yang menarik dan penting untuk dibahas
      Mungkin Anda punya blog juga?

      Salam

  2. April 20, 2010 pukul 1:03 am

    sip boss mantap

  3. April 22, 2010 pukul 11:06 pm

    tulisan anda sangat baik, khususnya ttg LEED for Homes … hanya sebagai arsitek pemula, bagaimana cara menerapkan prinsip2 LEED for Homes tersebut?? Apakah sudah dikaji bahwa LEED for Homes cocok di iklim tropis lembab?? Terima kasih.

    • April 23, 2010 pukul 2:49 pm

      Mas Haria Yth
      Terimakasih sudah mampir dan memberikan masukkan berharga.
      Apakah ada webblog yang Anda tulis?

      Saya sudah mengkaji memang harus disesuaikan dalam banyak aspek
      terutama karena perbedaan kondisi iklim tsb.
      Saran saya memang diperlukan adaptasi dengan terlebih dahulu mengevaluasi
      kondisi alam.

      Katanya ada SCAT dan Greenship yang sudah diusulkan untuk Indonesia.
      Dan saya sedang mencoba meneliti tentang semuanya membuat adaptasinya.
      SEmoga bisa rampung dalam 2-3 bulan ke depan.

      Sementara ini riset saya yang lain tentang Model Rusun untuk Indonesia
      mungkin bisa menjadi perbandingan atau masukkan konsep Keberlanjutan
      dengan arsitektur tropis dan konteks negara berkembang yang masih di bawah garis kemiskinan.

      Saya berharap bisa mendapatkan masukkan dari semua.
      Terimakasih,
      Salam Sukses!
      Gunawan di Surabaya

      • April 23, 2010 pukul 9:55 pm

        Mas Gunawan yth,
        Saya tunggu hasil riset anda …
        Saya juga saat lagi mencoba aplikasi LEED dan Green Mark pada bangunan high rise seperti kantor pada kondisi iklim di pulau Jawa, dan juga dikaitkan dengan Carbon Neutral Design dari AIA (Terri Boake dan Edward Marzia)
        Apakah anda mengajar di Petra??
        Terima Kasih,
        Sukses buat mas Gun
        Haria-Bandung

      • April 24, 2010 pukul 11:02 am

        Mas Haria Yth
        Carbon netral itu juga salah satu pendekatan ramah lingkungan
        Saya belum diterima di Petra
        ini baru usulan materi yang mungkin bisa dishare di sana.
        Terimakasih dan semoga sukses!

  4. fahmi
    April 24, 2010 pukul 3:27 pm

    menurut hal yang di atas sudah banyak di lakukan oleh para arsitek, dan hal ini bukan merupakan hal yang baru, namun para arsitek ( pelaku arsitek ) jarang mempublikasikan…mungkin hal ini tidak peru bagi para pelaku arsitek….yang selalu meributka eco , green dan entah apanamanya….cenderung para dosen….dan emang itu pekerjaannya…dan yang lebih lucu lagi…hal- hal tersebut yang selalu jadi kambing hitam..pemerintah yang kekurangan sdm, owner yang harus di penuhi keinginanya sehingga arsitek di anggap sebagai ” maju tak gentar membela yang bayar ”
    …..hal di atas sudah tidak asing bagi arsitek…dan bukan hal baru….khusus bagi saya…dan umum bagi teman2 saya sesama arsitek yang saya kenal

    • April 25, 2010 pukul 9:34 am

      Terimakasih untuk masukkannya Mas Fahmi
      Memang sudah banyak yang ingin menerapkan
      tapi memang belum dikenal secara luas
      Saya ingin mensosialisasikan saja bagi masyarakat
      dan juga profesional
      agar bisa memberikan dampak positif
      Terimakasih sudah mampir

  5. Mei 13, 2010 pukul 5:09 pm

    Nice post..trims

  6. aryotomy
    Juni 25, 2010 pukul 3:26 am

    saya speechless…….salam semangat saja untuk bang gunteitb…..memang seperti yang dikemukakan mas fahmi, ini sebenarnya bukan hal baru, karena sebenarnya sudah diterapkan sejak jaman prasejarah, dimana mereka hidup dengan lebih arif dan bijaksana. tapi tetap saja, kebranian mengungkap, menjabarkan, dan mendetailkan ini sangat luar biasa bagi saya yang masih hijau……thx mas gun….

    • Juni 25, 2010 pukul 9:50 am

      Mas Aryo yg baik, terimakasih untuk apresiasinya. Saya juga masih banyak belajar. Semoga menjadi masukkan yang berharga buat rekan2 mahasiswa yang lain. Salam!

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: